Kenalkah Kalian Dengan Dewa Judi Ini ?

Permainan judi merupakan salah satu permainan yang mengadnalkan yang namanya keuntungan dan juga nasib di dalam permainannya. bagi kalian yang menang maka akan mendapatkan hadiah dengan jumlah yang besar. Bagi kalian yang bermain dan kalah maka, kerugian dengan jumlah besar bisa datang ke kehidupan kalian. Bisa dikatakan permainan judi ini merupakan permainan yang membuat orang lain menjadi kecanduan dan tertagih untuk melakukannya lagi.

Dalam dunia, mencatat beberapa orang yang dapat diberikan nama dengan Dewa Judi, salah satunya yang ada di bawah ini. Walau tidak benar-benar menguasai keseluruhan permainan judi, mereka setidaknya mampu memperoleh kemenangan yang besar sehingga bsia membuat industri ini merugi dalam jumlah yang banyak juga.

Dewa Judi Sepanjang Sejarah Catatan Dunia

# Nama Paul Phua

Dimana dirinya sendiri merupakan warga negara Indonesia yang bertempat tinggal di daerah Kalimantan. Dimana dirinya ini mahir dengan dunia perjudian sehingga dapatlah dia sebagai julukan dewa judi. Namun sebenarnya dirinya ini bukan warga negara Indonesia sungguhan melainkan aslinya dari Malaysia. Dirinya sendiri juga disebut sebagai salah satu Bandar Taruhan terbesar di dunia dan selama beberapa tahun ini dirinya telah memberikan pengaruh besar pada dunia perjudian.

Dinilai sebagai orang yang sederhana, namun dirinya mampu mendirikan kerajaan perjudian di beberapa Negara, yakni Hongkong, Las Vegas, Melbourne serta London. Untuk bisa sampai sekarang ini, dirinya dulu memulai hidupnya sebagai orang kecil. Dari lingkungan judi yang kecil pun juga sudah selalu emndapatkan keuntungan. Kurang lebih kekayaan yang dihasilkannya itu sebesar 400jt$ atau setara dengan 6 triliun.

Nasib dari seorang Paul Phua ini semakin berubah ketika dirinya sendiri memutuskan untuk bekerja sebagai seorang operator jamuan makan VIP yang berada di Macau untuk duta besar yang berasal dari San Marino di wilayah Montenegro.

# Tahun 2006

Dimulai pada tahun 2006 silam, Paul Phua ini bekerja dengan seseorang yang bernama Steve Whyn dan juga membukan Whyn Macau Untuk memperluas bisnisnya ini dan sekaligus menjadi seorang pemain poker.

# Tahun 2010 dan 2011

Permainan judi sudah lama terkenal di Las Vegas ini pun lambat laut sudah mulai terkenal hingga ke Macau. Banyak sudah pemain-pemain terkenal lahir disana. Pemain ini seperti Tom Dwan, Chau Giang, Patrik Antonius dan juga John Juanda sang ahlinya perjudian dalam dunia Poker yang mulai ikut pindah kesana. Hingga samapai di tahun 2011 pemain professional lainnya ikut serta bergabung ke Macau.

# Tahun 2012

Paul Phua ini mulailah ikut dalam pertandingan permainan poker dan memasuki WSOP di tahun 2012 dengan hadiah sebesar 1 jt$ untuk satu acara drop. Dan pada akhirnya dirinya memenangkan Apers 100 ribu Poundsterling High Roller. Di tahun yang sama inipun dirinya berhasil mengalahkan Richard Young di negara London dengan membawa uang kemenangan sejumlah 1,621,297 jt$ atau setara dengan 24 Miliar

# Tahun 2014

Dirinya melakukan pertandingan uang tunai di Milies Aussie. Paul pHua ini terlibat dalam pot dengan nilai 991.000 $ atau setara dengan 5 miliar. dengan melawan sesama pemain poker lainnya yang bernama Lo Shing Fung.

Setelahnya , nama Paul Phua ini semakin meroket dan seiring dengan karirnya didunia judi ini Paul Phua bahkan dinilai sangat berbahaya dan menjadi salah satu target buronan FBI atau Federal Bureau Of Investigation. Dan tepat tanggal 5 agustus 2014 lalu, Paul Phua berda di salah satu podium ruang sidang untuk diadili.

Dirinya di sidang oleh Departemen Kehakiman atas dasar dari adanya menjalankan perusahaan ilegal didalam taruhan piala Dunia pada tahun 2014 bersama dengan 7 orang lainnya. hal ini disebabkan dengan adanya indikasi meningkatnya dari kekhawatiran pemerintahan yang berada di Amerika Serikat tentang bagaimana dan dari mana uang mengalir ke Las Vegas dan terkait akan sistem keuangan yang berada di Amerika Serikat.

Namun yang harus diketahui setelah adanya penangkapan tersebut, dirinya tidak benar-benar diadili, hal ini memang dikarenakan FBI mengumpulkan adanya bukti tanpa memperhatikan perlindungan Konstitusi Paul Phua. Dengan artian FBI tidak bisa menangkap karena tidak adanya surat penangkapan atas diri Paul Phua. Dengan bgeitu dirinya berhasil untuk membuktikan bahwa tidak adanya kebersalahan dalam kasus yang pada saat itu menjerat dirinya.

Categories: Main